Fakta dan Mitos Seputar Hipnoterapi

02. Fakta dan Mitos Seputar Hipnoterapi

Banyak informasi yang beredar di tengah-tengah masyarakat kita tentang Hipnoterapi. Namun, tidak semua informasi tersebut benar adanya. Kadang kala, karena informasi yang keliru, seseorang menjadi enggan atau takut untuk mendapatkan begitu banyak manfaat dari keilmuan ini.

Untuk meluruskan beberapa kesalahpahaman yang ada di tengah-tengah masyarakat, maka kami menuliskan beberapa FAKTA dan MITOS seputar Hipnoterapi yang perlu untuk Anda ketahui. 

MITOS #1: Hipnosis menggunakan jin, sihir, magic, kekuatan supranatural, dsb.

Tontonan di televisi sering menampilkan pertunjukan “ajaib” yang dilakukan oleh seorang Hipnotis. Ia kadang menghipnosis seseorang untuk menampilkan perilaku atau perbuatan yang “kelihatan tidak masuk akal”. Pertunjukan yang “ajaib” ini seolah-olah tidak bisa dijelaskan dengan logika, sehingga membuat sebagian orang menyederhanakan masalah dengan mengatakan bahwa Hipnosis menggunakan kekuatan supranatural, jin, magic, dsb.

FAKTA-nya, Hipnosis hanya menggunakan komunikasi saja, tanpa ada unsur mistik, klenik, sihir, jin, dsb.

MITOS #2 Hipnosis adalah relaksasi.

Karena melihat seseorang begitu nyaman saat dihipnosis, atau mendengar penghipnosis menggunakan kata “relaksasi”, maka orang beranggapan bahwa Hipnosis adalah relaksasi.

FAKTA-nya, Hipnosis bukan sekedar relaksasi. Orang yang relaks belum tentu teerhipnosis, dan sebaliknya orang yang terhipnosis belum tentu juga mengalami relaksasi. Relaksasi hanya sebagian kecil tanda bahwa seseorang mengalami kondisi terhipnosis.

MITOS 3# Hipnosis sama dengan tidur.

Mungkin karena sering mendengar penghipnosis berkata “tidur lebih dalaaaamm…,” sehingga orang beranggapan bahwa hipnosis adalah tidur. Namun, orang yang sedang tidur tidak dapat mendengar dan berbicara kepada si penghipnosis bukan?

FAKTA-nya. Kondisi hipnosis berada di antara kondisi sadar dan tidur. Seseorang tetap dapat mendengar, berbicara, dan bergerak pada keadaan terhipnosis.

MITOS 4# Hipnosis bukanlah kondisi yang alamiah.

Tidak benar.

FAKTA-nya, kalau Anda pernah khusyuk dalam berdoa, atau menangis saat menonton televisi, atau tertawa saat membaca novel, atau kehilangan barang yang ada di depan mata, atau tidak mendengar orang yang memanggil Anda saat sedang asyi menonton, atau menemukan luka saat mandi, maka itu adalah kondisi hipnosis alamiah yang terjadi pada diri kita.

MITOS 5# Hipnosis menyebabkan lupa ingatan.

Orang meyakini ini bisa jadi karena melihat pertunjukan Hipnosis di televisi yang sering menampilkan permainan, dimana seseorang lupa dengan angka, tempat tinggal, bahkan lupa dengan namanya sendiri!

FAKTA-nya, peristiwa lupa ingatan yang sering ditampilkan di televisi hanya bersifat sementara. Setelah pertunjukan selesai, ia akan normal dengan sendirinya.

MITOS 6# Orang yang dihipnosis tidak bisa berbohong.

Pernah melihat seseorang yang curhat saat dihipnosis? Apakah ia jujur terhadap perkataannya?

FAKTA-nya, seorang yang dihipnosis tetap bisa berbohong sama seperti saat ia tidak terhipnosis. Bayangkan, kalau hipnosis bisa membuat seseorang berkata jujur, tentu KPK sudah lebih dahulu menerapkannya untuk membongkar kasus-kasus korupsi kan?

MITOS 7# Orang yang dihipnosis tidak bisa bangun kalau tidak dibangunkan.

Ada seorang sahabat saya yang tidak mau dihipnosis karena beranggapakan bahwa ia akan terjebak dalam kondisi itu. Tentu sangat disayangkan jika seseorang yang membutuhkan terapi namun memiliki keyakinan seperti sahabat saya ini.

FAKTA-nya, kondisi hipnosis adalah kondisi yang menyerupai tidur. Seseorang dapat bangun sendiri walaupun tidak dibangunkan oleh penghipnosis.

MITOS 8# Orang yang dihipnosis kehilangan kesadaran dan kontrol atas dirinya.

TIdak benar. Hipnosis bukanlah alkohol, narkoba, atau obat lain yang menghilangkan kesadaran.

FAKTA-nya, orang yang sedang dihipnosis justru sangat sadar. Ia menyadari semua hal di sekelilingnya. Namun, ia memilih untuk memfokuskan diri pada kata-kata si penghipnosis saja.

MITOS 9# Hanya orang yang lemah yang dapat dihipnosis.

Tidak benar.

FAKTA-nya, semua orang bisa dihipnosis. Terkecuali orang tersebut memiliki hambatan dalam konsentrasi atau tidak memahami komunikasi. Bahkan, semakin tinggi tingkat intelektualitas dan imajinasi seseorang, maka ia akan semakin mudah dihipnosis.

MITOS 10# Seseorang tidak bisa menolak sugesti yang diberikan jika sedang dihipnosis.

Saat mengadakan pelatihan hipnoterapi bersertifikat nasional, saya pernah melakukan menghipnosis seseorang dan menyuruhnya menari-nari saat mendengarkan sebuah musik. Namun, kenyataannya ia tidak menuruti sugesti yang saya berikan.

FAKTA-nya, ingat, tidak semua sugesti dapat diterima oleh orang yang sedang dihipnosis. Ia akan menerima sugesti yang masuk akal dan tidak bertentangan dengan nilai-nilai yang ada di dalam dirinya saja.

Demikianlah beberapa FAKTA dan MITOS seputar HIPNOTERAPI yang perlu diluruskan terlebih dahulu sebelum mengikuti sesi hipnoterapi bersama kami. Seiring dengan pemahaman Anda yang semakin baik tentang Hipnoterapi, akan lebih mudah bagi Anda untuk memperoleh banyak manfaat darinya atau menjelaskan kepada orang lain yang membutuhkannya.

 

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *