Percaya Diri Muncul Karena Harga Diri Positif

Saat menjadi tamu di acara Workshop Family Therapy – Virginia Satir Model, tiba-tiba saya diminta Kang Asep Haerul Gani (pemandu workshop), untuk berakting menjadi bayi. Ini merupakan demonstrasi untuk memberikan pemahaman kepada peserta workshop tentang pembentukan harga diri (self worth) pada bayi yang nantinya akan menentukan percaya diri yang dimilikinya. Naluri aktor saya pun langsung terbangkitkan. 😛

Percaya Diri Muncul Karena Harga Diri PositifBeragam reaksi, ocehan, dan tangisan bayi saya peragakan, sambil melihat reaksi peserta yang berperan sebagai ibu/ pengasuh dari bayi tersebut. Ternyata, aksi-reaksi orang tua/ pengasuh terhadap bayi sangat berpengaruh terhadap pembentukan harga diri (self worth). Penanganan yang diberikan orang dewasa kepada bayi, dipahami melalui suara yang mereka dengar, ekspresi mata, kerutan atau tarikan otot, tanggapan orang dewasa terhadap tangisan mereka, dll. Self worth inilah kelak akan membentuk jati diri sang bayi ketika dewasa. Baik itu self worth positif maupun negatif.

Saya lantas teringat dengan kasus-kasus yang baru ditangani di Klinik Hipnoterapi di Jakarta. Kasus-kasus tersebut mengenai Tidak Percaya Diri, Minder, trauma masa kecil, hubungan dengan orang tua, dsb. Kebanyakan kasus tersebut terjadi karena harga diri (self worth) negatif yang terbentuk di keluarga pada masa kecil.

Hipnoterapi dapat digunakan untuk meningkatkan percaya diri dan menyembuhkan minder dengan melepaskan emosi-emosi yang tersimpan di masa lalu, berkomunikasi dan mengungkapkan perasaan yang mengganjal terhadap sosok di masa lalu sehingga perlahan-lahan klien bisa berdamai dengan masa lalunya.

Saat kasus-kasus tersebut berhubungan dengan tema keluarga, maka Hipnoterapi dapat dikombinasikan dengan Family Therapy untuk menciptakan perubahan di dalam sistem keluarga. Saat sistem yang menjadi sumber masalah dapat diperbaiki, tentu perubahan diri dan penanaman harga diri (self worth) positif bisa ditumbuhkan.

Menyadari pentingnya harga diri (self worth) ini, saya sampai membahasnya di pelatihan percaya diri yang saya pandu.

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *