10 Kasus Perselingkuhan Yang Ditemui Di Klinik Hipnoterapi

Setiap orang menginginkan kehidupan rumah tangga yang bahagia dan harmonis. Namun ternyata kebahagiaan itu banyak tantangannya. Salah satu yang menjadi tantangan dalam kehidupan pernikahan adalah perselingkuhan. Berikut ini adalah contoh 9 jenis kasus perselingkuhan yang saya temui di klinik hipnoterapi saya di Jakarta.

  • Kasus #1: Istri selingkuh karena tidak puas dengan pasangan

Kasus seperti ini sangat banyak sekali terjadi di masyarakat. Istri mengaku tidak mendapatkan kebutuhan dari pasangannya, baik dari sisi emosional, finansial, maupun seksual. Namun tentu saja alasan apapun tidak dapat dijadikan sebagai pembenar tindakan perselingkuhan tersebut.

Masalah dalam rumah tangga seperti ini bukannya tidak bisa diselesaikan. Asal ada kemauan untuk saling memperbaiki diri tentu ada solusinya. Hipnoterapi bisa membantu untuk mengubah persepsi Anda agar bisa berhenti melakukan perselingkuhan.

Setelah itu tentu saja perlu komunikasi dan keterbukaan yang lebih baik diantara kedua pasangan. Saling memahami kebutuhan dan juga menghargai apa yang telah diberikan oleh pasangan.

  • Kasus #2: Suami ingin menikah lagi

Kasus ini sebenarnya bukan termasuk kategori perselingkuhan. Namun dampak yang dirasakan mungkin bisa sama dengan yang dirasakan oleh pasangan lain yang diselingkuhi.

Seorang wanita paruh baya datang diantar oleh suaminya. Tubuh dan tangannya gemetaran, wajahnya pucat, dan tidak bisa duduk diam. Mirip seperti orang yang menggigil kedinginan atau ketakutan. Diajak berbicara pun awalnya susah. Hanya suara menggigil yang keluar dari mulutnya.

Suami yang datang menemani menceritakan bahwa istrinya mengalami kondisi seperti ini sudah satu bulan. Sudah terapi ini-itu tapi belum juga sembuh. Pemicu awalnya ternyata saat suami mengatakan bahwa ia ingin menikah lagi.

Stres, ketakutan, frustasi, dan guncangan hebat bisa dirasakan oleh istri yang suaminya ingin menikah lagi. Pengalaman masa lalu yang dimiliki bisa menjadi sebab bervariasinya reaksi istri saat suami menikah lagi. Kasus seperti ini bisa dibantu selesai dengan Hipnoterapi.

  • Kasus #3: Tak terima suami menikah lagi

Kasus ini mirip dengan kasus sebelumnya. Bedanya suami memang sudah menikah lagi dengan wanita lain. Istri yang tidak terima suaminya menikah lagi perilakunya menjadi destruktif. Suka berkata-kata kotor dan menyakiti diri sendiri. Bahkan memiliki keinginan untuk menyakiti wanita itu.

Kasus ini bisa saja diawali dengan perselingkuhan secara emosi antara suami dengan wanita lain tersebut. Bisa juga tidak. Namun yang dirasakan oleh istri, suami yang biasanya dimiliki sendiri harus dibagi dengan wanita lain. Ia merasa tidak siap, sedih, marah, sakit hati, dikhianati pasangan, dsb.

Kasus-kasus seperti ini juga dapat dibantu dengan Hipnoterapi.

  • Kasus #4: Minta pasangan selingkuh dapat menerima dirinya

Seorang wanita meminta jadwal terapi tanpa memberitahukan apa masalahnya di telepon. Karena kebetulan saya sedang di klinik, saya memenuhi jadwal tersebut. Setelah ketemu di ruang klinik, ternyata ia bersama pasangan selingkuhnya. Ia meminta agar pasangannya itu dibantu untuk menerima masa lalunya yang sering berhubungan dengan banyak lelaki, melakukan seks bebas, dsb.

Pria itu ternyata sudah menikah dan mengaku ingin bercerai dengan istrinya. Tapi saya melihat dari bahasa tubuhnya, pria itu pun sebenarnya tidak yakin terus berhubungan dengan wanita itu. Selain itu, kalau saya bantu menyelesaikan kasus itu bukankah artinya saya membantu memuluskan rencana perselingkuhan? Padahal pria itu masih memiliki pasangan yang sah.

  • Kasus #5: Bolak-balik diperdaya oleh selingkuhan

Ada seorang wanita yang merasa depresi. Ia mengaku bolak balik diperdaya oleh selingkuhannya, yang juga atasan di kantor. Dengan kata-kata yang manis ia sering jatuh ke dalam pelukan selingkuhannya itu. Namun setelah mendapat seks, selalu saja terjadi pertengkaran dan akhirnya putus.

Beberapa waktu kemudian selingkuhannya datang lagi. Dan selalu saja ia bisa diyakinkan untuk baikan lagi. Begitu terus terjadi berulang-ulang. Ia mengaku depresi dan merasa bersalah kepada suaminya. Kasus seperti ini bisa dibantu dengan Hipnoterapi untuk memperkuat diri agar tidak tergoda lagi dan memperbaiki hubungan dengan suami.

  • Kasus #6: Orang tua curiga anaknya selingkuh

Kali ini seorang Bapak yang mencurigai anak lelakinya selingkuh. Pasalnya, menantu wanitanya mengadu sering menemukan tas wanita dan peralatan make up di dalam mobil suaminya. Setelah diinterogasi, anaknya mengaku bahwa wanita itu cuma teman kerjanya. Ia memang sering menitip tas di mobil kalau ada kerjaan jalan ke luar.

Namun menurut bapak tersebut perilaku anaknya sangat mencurigakan, kalau ditelepon dengan videocall tidak mau diangkat. Pernah diminta share location dan posisinya dekat dengan rumah teman kerjanya itu.

Untungnya semua pihak mau diajak duduk bersama. Hipnoterapi dan teknik-teknik terapi tertentu dapat digunakan untuk memfasilitasi komunikasi dan membuat komitmen agar bisa terjadi perubahan yang diinginkan.

  • Kasus #7: Ingin membuat pasangan mengaku kalau ia selingkuh

Kasus seperti ini juga sangat sering ditemui. Namun sayangnya kita tidak bisa membuat seseorang untuk berkata jujur dengan Hipnoterapi. Orang yang berada dalam kondisi hipnotik masih dapat berbohong. Tidak seperti tayangan di televisi yang sering mempertontonkan hal ini. Kita juga tidak pernah mendengar Hipnoterapi dipakai KPK atau kepolisian untuk mebuat tersangka kasus korupsi mengaku kan?

Silahkan lihat pertanyaan-pertanyaan yang sering ditanyakan oleh klien tentang hipnoterapi. Sebenarnya kasus-kasus seperti ini adalah masalah kepercayaan dan trauma seperti tipe kasus di bawah ini.

  • Kasus #8: Mengembalikan kepercayaan terhadap pasangan yang pernah selingkuh

Sepasang suami istri datang ke klinik hipnoterapi di Jakarta. Rupanya sang suami merasa lemas dan tidak bergairah lagi setelah mengetahui istrinya selingkuh. Hancur, sedih, merasa dikhianati, merasa direndahkan, merasa tidak dihargai adalah perasaan yang sering dialami oleh pasangan yang diselingkuhin.

Istrinya pun sudah mengaku kalau dirinya memang selingkuh dengan teman kerjanya. Tidak sampai melakukan hubungan seksual, cuma sebatas ciuman. Namun bayang-bayang apa yang dilakukan oleh istri dan selingkuhannya terus menghantuinya.

Sebenarnya tidak berguna mengorek-ngorek apa yang dilakukan oleh pasangan seperti pada kasus sebelumnya. Hanya akan menambah luka di dalam hati. Masalah sebenarnya yang perlu diatasi adalah kepercayaan yang sudah hancur. Tentu perlu waktu untuk membangun kembali kepercayaan itu.

Hipnoterapi juga sangat tepat untuk membantu memulihkan luka batin akibat dikhianati pasangan.

  • Kasus #9: Suami ingin bertobat

Seorang suami mengaku depresi karena telah melakukan kesalahan “jajan” sembarangan. Menurutnya ia adalah pria baik dan tidak pernah neko-neko. Namun kajadian malam itu terasa begitu cepat. Ia terpaksa ikut-ikutan dengan teman-temannya. Tanpa disangka, setelah melakukan itu ia merasa sangat menyesal dan merasa kotor. Ia jijik dengan dirinya sendiri.

Pikirannya jadi susah konsentrasi, tubuh lemas, bekerja jadi tidak semangat. Ia tidak tahan terus-menerus berpura-pura bahagia di hadapan istri dan anak-anaknya. Kasus seperti ini juga cocok ditangani dengan Hipnoterapi.

  • Kasus #10: Istri ingin move on dari selingkuhannya

Ada seorang istri yang susah move on dari selingkuhannya. Padahal dua-duanya sama-sama sudah punya pasangan. Ia mengatakan kalau selingkuhannya sangat perhatian, selalu mengajak ngobrol duluan, dsb.

Rupanya ia merasa dimanfaatkan oleh selingkuhannya, yang juga tetangganya itu. Ia merasa kalau dirinya hanya alat untuk membuat hubungan dengan pasangannya semakin harmonis.

Kasus serupa terjadi pada wanita paruh baya. Ia tahu hubungan dengan pria bawahannya tidak ada masa depannya. Selama ini ia hanya dimanfaatkan oleh pria itu untuk memperoleh uang. Ia ingin dapat segera mengakhiri hubungan perselingkuhan itu.

***

Demikianlah 10 kasus perselingkuhan yang saya temui di klinik hipnoterapi Jakarta. Saya berharap kasus-kasus di atas tidak terjadi pada Anda yaa. Jika sudah ada tanda-tanda hubungan yang tidak harmonis, segeralah minta bantuan dari profesional untuk memperbaiki hubungan tersebut. Sebelum semuanya semakin parah dan sulit diperbaiki lagi.

Semoga bermanfaat,

Bang Noer