6 Pola Yang Menyebabkan Cemas Berlebihan

Kemarin saya baru saja memposting tentang Infografis Gangguan Kecemasan (Anxiety Disorder), yaitu jenis-jenis kecemasan menurut para ahli psikologi. Anda bisa download gambar tersebut jika diperlukan. Sekarang saya ingin membahas tentang pola-pola yang bisa menyebabkan Anda mengalami cemas berlebihan.

Mengenali 6 pola yang menyebabkan cemas berlebihan bermanfaat untuk membantu mengatasinya dengan tepat. Berikut ini adalah beberapa pola perilaku yang mungkin menjadi penyebab Anda mengalami kecemasan.

  • Bayangan-Bayangan Tentang Masa Depan Yang Mengerikan

Saya sangat sering menjumpai klien yang memiliki kecemasan karena membayangkan hal-hal mengerikan dan tidak terduga di dalam pikirannya. Padahal semua bayangan itu hanyalah imajinasi dan bukan kenyataan sama sekali. Namun ternyata kita bereaksi terhadap isi pikiran kita, bukan terhadap kenyataan itu sendiri, maka jadilah ia cemas berlebihan. Saya pernah bahas dalam artikel Presupisisi NLP: Peta Bukanlah Wilayah Yang Sebenarnya.

  • Pola bahasa “what if

Pola kedua  yang bisa menyebabkan kecemasan adalah kata-kata yang diucapkan oleh diri sendiri (Self Talk). Sayangnya, kata-kata ini mengandung pola bahasa “what if” atau “bagaimana nanti kalau…” Kalau Cuma sekali dua kali menggunakan pola bahasa seperti itu tentu tidak jadi masalah. Namun kalau belasan atau puluhan kali, tentu bisa menyebabkan kecemasan. Saya sudah pernah bahas tentang cara menghilangkan self talk negatif.

  • Salah Menginterpretasi Rasa Di Tubuh

Ini juga salah satu yang sering saya temui di klinik hipnoterapi yang saya kelola di Jakarta. Klien menceritakan bahwa ia pernah tiba-tiba sesak nafas, atau jantung berdebar saat menyaksikan atau mengalami peristiwa tertentu, serperti melihat keluarga yang meninggal dunia, teman yang sakit, dsb. Sejak saat itu ia merasa tidak nyaman dengan tubuhnya. Ia berpikir bahwa hal yang sama akan terjadi kepadanya, dan mungkin bercampur dengan pola bahasa seperti di atas,”bagaimana kalau saya sakit?” dan seterusnya.

  • Tubuh Yang Tegang Dan Kaku

Saya pernah menjumpai klien yang tidak berhenti gemetaran saat dibawa ke klinik hipnoterapi oleh keluarganya. Seperti orang yang menggigil. Semakin ditahan justru semakin gemetar. Gemetaran ini sebenarnya terjadi justru untuk mengurangi ketegangan dan kekakuan yang ada ditubuh. Jadi saya meminta klien memaksimalkan tubuhnya untuk gemetar dengan hebat. Beberapa menit kemudian, tubuhnya kehabisan energi dan akhirnya dapat rileeks di sofa terapi.

Kalau Anda sering mengalami ketegangan dan kekakuan di tubuh, ini juga bisa membuat cemas berlebihan. Masih ingat bahwa tubuh dan pikiran adalah satu kesatuan dan saling mempengaruhi? Jika sesuatu terjadi di tubuh, akan mempengaruhi pikiran dan demikian juga sebaliknya.

  • Pola Nafas Cepat Dan Pendek

Bernafas yang cepat dan pendek juga bisa menyebabkan cemas berlebihan. Hal ini dapat terjadi karena kurangnya pasokan oksigen ke dalam otak sehingga menyebabkan kinerja otak terganggu. Ruangan yang pengap dan kekurangan oksigen juga dapat menyebabkan kecemasan.

Oleh karena itu salah satu cara mengatasi cemas berlebihan adalah dengan bernafas yang panjang dan dalam. Mencari udara segar juga dapat membantu meningkatkan pasokan oksigen ke otak.

  • Bergaul Dilingkungan Yang Membuat Cemas

Apabila lingkungan Anda diisi oleh orang-orang yang memiliki kecemasan, tentu dapat mempengaruhi diri Anda juga. Hal ini terjadi karena proses belajar yang tidak disadari (unconscious learning). Kalau memungkinkan, segeralah tinggalkan lingkungan yang tidak baik itu. Tetapi kalau tidak bisa, imbangilah dengan bergaul bersama orang-orang yang membawa pengaruh positif.

  • Melakukan Kesalahan

Pola terakhir yang mungkin bisa membuat cemas berlebihan adalah melakukan kesalahan. Mungkin sengaja atau tidak, Anda melakukan sesuatu yang tidak diinginkan oleh pikiran bawah sadar Anda. Satu dua kali mungkin tidak terasa akibatnya. Tetapi jika terus dilakukan berulang-ulang, pikiran bawah sadar akan mengirim pesan yang sangat kuat kepada Anda untuk berhenti melakukan kesalahan itu.

***

Nah, jika sudah mengetahui pola yang menyebabkan cemas berlebihan, sesekarang Anda tinggal mengubah/ memutus pola tersebut. Caranya dengan melakukan kebalikan dari apa yang Anda alami. Jika diperlukan, mintalah bantuan professional yang Anda percaya untuk dapat membantu Anda mengatasi cemas berlebihan.

Jangan lupa bagikan pengalaman Anda di komentar yaa.

Sehat selalu,

Bang Noer