Astraphobia (phobia petir) bisa disembuhkan

Musim hujan begini bisa membuat perasaan jantung deg-degan bagi penderita Astraphobia (phobia petir). Mereka akan mencari bermacam cara agar tidak ketakutan saat sedang hujan. Pasalnya, mereka tidak suka atau takut mendengar atau melihat petir/ kilat.

Beberapa orang yang saya temui menceritakan bahwa mereka akan bersembunyi di ruang yang terpencil, memakai headset, menutup kepala dan kuping dengan bantal, medekat kepada orang tua/ keluarga, sampai menyetel suara musik keras-keras.

Semua hal tersebut dilakukan agar terhindar dari mendengar suara petir yang menggelegar.

Beberapa penderita lainnya bahkan sampai tidak bisa mendengar berita tentang cuaca buruk, badai besar, dsb.

Gejala Astraphobia

Walaupun lebih banyak dialami oleh anak-anak, tetapi tidak menutup kemungkinan terjadi juga pada orang dewasa.

Gejala yang mungkin dialami oleh penderita Astraphobia (phobia petir), antara lain:

  • seperti keringat dingin,
  • tubuh gemetar,
  • mual,
  • sesak nafas,
  • jantung berdebar,
  • badan lemas,
  • wajah pucat, dsb.

Dari sisi perilakunya, dapat diperhatikan bahwa mereka mencari perlindungan dari orang lain, bersembunyi di kolong tempat tidur, di dalam lemari, menangis, berteriak, dsb.

Astraphobia bisa disembuhkan

Kabar baiknya gangguan ini bisa disembuhkan kok. Banyak teknik terapi yang dapat digunakan untuk menyembuhkan Astraphobia, seperti Hipnoterapi, NLP, CBT, dll.

Melalui Hipnoterapi/ NLP, penyebab Astraphobia bisa ditemukan, dimodifikasi, sampai akhirnya bisa merubah peta mental yang ada di pikiran bawah sadar.

Klinik Hipnoterapi Jakarta yang kami kelola sangat banyak membantu menyelesaikan kasus-kasus phobia. Seperti phobia jarum suntik, phobia terbang, phobia kucing, phobia keramaian, phobia tempat tertutup, phobia kecoa, phobia ketinggian, dll. Silahkan menghubungi kami di nomor yang ada di link tersebut.