Cara Mengatasi Ejakulasi Dini Karena Faktor Psikologis

Seperti yang sudah diketahui, bahwa ejakulasi dini bisa disebabkan oleh 2 faktor, yaitu faktor biologis/ medis maupun faktor psikologis. Pada kesempatan kali ini, saya akan membahas cara mengatasi ejakulasi dini yang disebabkan oleh faktor psikologis.

Definisi Ejakulasi Dini

Sekedar mengingatkan, bahwa ejakulasi dini merupakan sebuah kondisi dimana pria mengeluarkan sperma terlalu cepat. Lama atau cepatnya sperma keluar sebenarnya sangat relatif, tergantung dari setiap orang. Namun, biasanya jika durasi terjadinya ejakulasi kurang dari satu menit saat mulai penetrasi baru bisa disebut ejakulasi dini.

Selain itu, kondisi ini minimal harus menetap selama 6 bulan. Jika kurang dari 6 bulan, belum bisa disebut dengan ejakulasi dini.

Masalah ini sebenarnya merupakan masalah umum yang dialami oleh banyak pria. Walaupun sering terjadi pada usia yang lebih tua, tetapi tidak menutup kemungkinan terjadi juga di usia muda. Bahkan pada pasangan yang baru menikah.

Masalah yang sensitif

Ejakulasi dini merupakan masalah yang sangat sensitif bagi para pria. Terutama karena menyangkut harga diri dan kejantanannya sebagai pria. Akibatnya, tentu banyak pria yang merasa malu untuk berkonsultasi atau menceritakan masalahnya. Oleh karena itu banyak pria yang mencari tips-tips atau cara untuk mengatasi ejakulasi dini di internet.

Salah satu artikel yang mungkin bisa Anda baca kembali adalah artikel dari alodokter ini. Di situ dijelaskan beberapa tips praktis yang bisa dilakukan untuk mengatasi ejakulasi dini.

Namun sayangnya, di artikel tersebut masih kurang lengkap dalam membahas faktor psikologis yang menyebabkan ejakulasi dini.

Memahami Kenapa Faktor Psikologis Dapat Menyebabkan Ejakulasi Dini

Anda tentu sudah tahu bahwa manusia terdiri dari tiga unsur, yaitu Tubuh Fisik, Pikiran, dan Jiwa. Ketiga unsur ini merupakan sebuah satu kesatuan sistem yang saling berhubungan dan mempengaruhi. Jika ada masalah dari satu bagian, tentu akan mempengaruhi bagian yang lainnya.

Contoh yang paling mudah adalah saat mengalami sakit gigi. Walaupun yang sakit cuma gigi, tapi pikiran dan perasaan kita jadi tidak tenang. Bagian tubuh yang lain pun bisa jadi lemas dan tidak bergairah. Demikianlah, ejakulasi dini pun bisa disebabkan oleh salah satu atau kombinasi dari faktor psikologis maupun biologis.

Untuk mengatasi ejakulasi dini diperlukan diagnosa yang tepat agar penanganannya pun tepat sasaran. Selain perlu mengkonsultasikan ke dokter, Anda mungkin perlu berkonsultasi kepada psikolog/ psikiater untuk mendapatkan masukan penanganan faktor psikologis.

Faktor Psikologis Penyebab Ejakulasi Dini

Berikut ini adalah beberapa faktor psikologis yang dapat menyebabkan ejakulasi dini.

  • Stress

Stress merupakan masalah yang dialami seseorang yang menyebabkan ia merasa tertekan atau terbebani secara mental dan pikiran. Stress bisa disebabkan karena masalah pekerjaan, pendidikan, rumah tangga, masalah finansial dsb. Stress bisa menyebabkan seorang pria mengalami ejakulasi dini.

Untuk mengatasinya, Anda perlu keterampilan dalam mengelola stress. Beberapa latihan seperti penafasan, meditasi, dan relaksasi mungkin dapat membantu Anda dalam menurunkan tingkat stress.

  • Kecemasan

Gangguan Kecemasan (anxiety disorder) juga dapat menjadi salah satu faktor psikologis yang menyebabkan pria mengalami ejakulasi dini. Saat mengalami ganggguan kecemasan, pria mungkin memiliki gejala lainnya seperti kesulitan fokus, susah tidur (insomnia), was-was, tubuh gemetaran, keringat dingin, jantung berdebar, dsb.

Untuk mengatasinya, Anda perlu berkonsultasi kepada psikiater jika ingin mendapatkan terapi berupa obat-obatan. Atau kepada psikolog/ hipnoterapis jika ingin mendapatkan konseling dan psikoterapi lainnya.

  • Trauma

Salah satu faktor lainnya yang menyebabkan ejakulasi dini adalah trauma. Saya pernah menangani klien yang mengalami ejakulasi dini karena trauma akibat perceraian. Ia merasa terpukul dengan perceraiannya dan akibatnya berpengaruh terhadap kemampuannya untuk mempertahankan ereksi.

Untuk mengatasi ejakulasi dini yang disebabkan oleh trauma adalah dengan mengikuti psikoterapi kepada ahlinya. Jika trauma sudah dapat diatasi, maka ejakulasi dini pun dapat teratasi dengan sendirinya.

  • Depresi

Depresi juga dapat menyebabkan ejakulasi dini. Jika mengalami depresi, sangat banyak pengaruhnya terhadap kehidupan pribadi. Salah satu yang mungkin ikut terpengaruh adalah kehidupan seksual. Selain ejakulasi dini, depresi juga bisa menyebabkan impotensi, tidak bergairah, dll.

Segera atasi depresi dengan bantuan profesional. Maka akan mengatasi juga masalah ejakulasi dini dan masalah-masalah lain yang menyertainya.

  • Self Punishment

Self punishment adalah upaya pikiran bawah sadar untuk menghukum diri sendiri akibat kesalahan yang telah dilakukan. Misalnya, seseorang yang suka jajan seks di luar nikah bisa mengalami ejakulasi dini untuk menghukumnya. Ini sebenarnya upaya baik yang dilakukan oleh pikiran bawah sadar untuk menyadarkan orang tersebut.

Hal ini dapat diatasi dengan teknik-teknik psikoterapi tertentu. Silahkan konsultasikan kepada psikoterapis Anda.

  • Hubungan Tidak Harmonis

Hubungan dengan pasangan yang tidak harmonis tentu dapat mempengaruhi psikologis Anda juga. Anda mungkin jadi tidak bergairah, malas-malasan, bahkan bisa mengalami impotensi atau ejakulasi dini.

Cara mengatasinya adalah dengan memperbaiki hubungan dengan pasangan. Lakukanlah konseling pasangan atau terapi pasangan untuk membuat hubungan menjadi harmonis kembali.

***

Perlu diketahui, bahwa ejakulasi dini sering sekali hanyalah merupakan simptom atau gejala dari masalah lain. Misalnya, seseorang mengalami masalah gangguan kecemasan seperti yang dijelaskan di atas, akan memiliki beberapa gejala seperti sulit tidur, was-was, tubuh berkeringat, ejakulasi dini, dsb.

Jadi untuk mengatasinya, yang perlu dilakukan adalah mengatasi masalah utamanya. Sehingga jika hal tersebut berhasil diatasi, maka semua simptom yang dialami juga akan hilang dengan sendirinya.

Hipnoterapi Untuk Mengatasi Ejakulasi Dini

Sudah banyak diketahui bahwa Hipnoterapi merupakan salah satu metode terapi alternatif yang dapat digunakan untuk menyelesaikan masalah-masalah yang disebabkan oleh pikiran dan perasaan. Hipnoterapi merupakan salah satu cara mengatasi ejakulasi dini yang disebabkan faktor psikologis. Melalui Hipnoterapi, kita bisa memprogram pikiran bawah sadar agar bisa selaras kembali.

Banyak masalah pikiran/ mental yang bersumber dari sesuatu yang tidak kita sadari. Hipnoterapi merupakan cara yang ampuh dan cepat untuk mengatasinya. Silahkan pelajari lebih jauh tentang hipnoterapi di artikel Apa itu Hipnoterap?, Pertanyaan Seputar Hipnoterapi atau Anda dapat mengunjungi langsung klinik hipnoterapi terdekat.

Semoga bermanfaat,

Bang Noer